ruku' yang kurang sempurna
Dalam melakukan shlat selain kita harus memperhatikan syarat dan sah nya shalat kitan juga harus memperhatikan adap shalat.Banyak adab-adab shalat yang sering kita abaikan atau sering kita lakukan memang tidak membatalkan shalat namun akan mengurangi pahala shalat kita.Seperti  mujka kita tidak menatap tempat sujud,menoleh  keatas ataupun kekanan serta kekiri dan berdiri seperti bebek pincang.
Semuanya itu bisa mengurangi pahala shalat kita .bagaimana sih kalau kita menghadap yang maha perkasa seharusnya kita akan merasa takut maka kita berdirilah dengan tegap dan jangan melihata kearah yang lain selain kearah sujud dengan demikian  maka kita akan kusyu' dalam melakukan shalat.
Adap dalam shalat harus kita jaga jangan sampai kita lakukan kemudian juga adap setelah kita shalat kearah mana mesti  kita beranjak ke kiri atau ke kanankah?
Seperti sabda baginda rasul yang artinya kurang lebih:
"Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra.dia berkata  janganlah seseorang memberikan  sebagian shalatnya kepada setan dengan menganggap bahwa beranjak  seusai shalat adalah dari arah kanan,pada hal saya sering kali  melihat Nabi saw beranjak seusai shalat dari arah kiri".Jadi sangat jelas disini bahwa kita harus sangat menjaga adab shalat bahkan seusai shalat supaya pahala shalat kita tidak di bagikan dengan setan.
Bersugi juga merupakan adab shalat(sunnah)atau membersihkan mulut (berkumur-kumur)yang sangat kuat supaya mulut  yang bau bisa berkurang .bukan Allah yang tidak suka dengan bau mulut kita tapi akan mengganggu jamaah yang ada di samping kiri kanan kita .nabi juga tidak menyukai bau multu yang sangat menyengat seperti  bau jengkol,pete,bawang putih dan sebagi yang baunya menyengat seperti hadis nabi yang artinya:
"Diriwayatkan dari Jabir bin  Abdullah ra,dia berkata.Nabi saw pernah bersabda "siapa yang makan tumbu-tumbuhan ini(bawang putih) menjauhlah dari mesjid kami :kata perawi saya tanyakan  pada Jabir .Apa maksud nabi saw tersebut?Jabir menjawab ,bawang putih yang mentah ,menurut pendapat yang lainnya karena baunya yang tidak sedap."Bukan tidak boleh kemesjid tapi bersugi terlebih dahulu baru kita ikut shalat  berjamah di mesjid. atau hdis nabi yang lainnya yang senada :
yang artinya :
"Diriwayatkan dari Jabir  bin Abdullah ra.bahwa Nabi saw pernah berssabda:siapa yang makan bwang putih atau bawang merah  menjauhlah dari kami atau dari mesjid kami  dan duduk sajalah di rumah ."suatu ketika Nabi  saw.disodori  hidangan sayur mayur  yang di beri bawang dalam  sebuah periuk,kemudian beliau mencium  bau yang tidak sedap,lalu beliau bertanya ,kemudian beliau  de beri tahu bahwa hidangan  tersebut memang di beri  campuran bawangmaka beliau bersabda "hidangkan saja pada para ssahabat itu",Begitu tahu bahwa hidangan  tersebut mangandung bawang,Rasulullah sawtidak mau mencicipinya.beliau bersabda kepada para sahabatnya"makanlah,karena aku bercakap-cakap dengan malaikat yang kamu tidak melakukannya(sehingga aku menghindari  makan sesuatu yang bau tidak enak)".
Makan sesuta  yang berbau menyengat tidak di larang namun kita harus menjaga kebersihan mulut  dengan cara bersugi.moga bermanfaat,amin

0 comments:

Post a Comment

 
Islam.com © 2010-2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top