California. Pihak penerbangan Southwest Airlines meminta maaf kepada seorang wanita muslim yang mengklaim bahwa dia telah diusir dari pesawat penerbangan Southwest Airlines.

"Kami dengan tulus meminta Maaf kepada pelanggan atas Ketidaknyamanan ini, dan kami menyesal karena ia tidak bisa melakukan perjalanan sesuai dengan jadwal," kata juru bicara perusahaan penerbangan Southwest Airlines dalam sebuah pernyataannya.

Kejadian bermula pada hari Minggu (13/3/11)Abbasi yang memakai jilbab adalah seorang warga negara AS berasal dari Pakistan, seorang ibu 31 tahun dari tiga anak ini sedang berpergian ke San Jose, California, ketika ia masuk pesawat, Seorang awak pesawat mencurigai wanita berjilbab ini atas percakapannya di ponsel, sehingga ia memaksa Abbasi untuk turun dari pesawat.

Abbasi mengklaim dia hanyalah berkata,"Saya harus pergi karena pesawat akan lepas landas." Dia berbicara dalam keadaan emosional dan sambil menangis, tetapi Seorang awak pesawat curiga atas percakapannya, kata Edgar Hopida, juru bicara Dewan Hubungan Islam-Amerika untuk wilayah San Diego.

Kita perlu memastikan kejadiaan ini tidak terulang pada orang lain, kata Edgar Hopida lagi.

Tuntutan permintaan maaf Abbasi akhirnya dipenuhi oleh Southwest Airlines yang menyadari kesalahannya dan tidak mencarikan tasnya. Southwest memberikan Abbasi tiket untuk penerbangan berikutnya ke San Jose, dan voucher perjalanan sebagai tanda keinginan baiknya.

Seorang juru bicara Southwest mengatakan maskapai tersebut sedang menyelidiki insiden itu dan akan menindak tegas atas tindakan awak pesawat tersebut.(ISPHO/YD)

Berita Terbaru:
Berita Sebelumnya:

0 comments:

Post a Comment

 
Islam.com © 2010-2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top