وَعَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا حَتَّىٰ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنفُسُهُمْ وَظَنُّوا أَن لَّا مَلْجَأَ مِنَ اللَّـهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا ۚ إِنَّ اللَّـهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.(QS at-taubah:118)
Ka'ab Bin Mali ra berkata aku tidak pernah tertinggal oleh Rasulullah saw dalam suatu pertempuran  kecuali perang tabuk.namun aku juga tidak ikut dalam perang badr,Rasulullah tidak menegur orang yang tidak iut dalam perang badr,karena kepergian beliau  hanya untuk keperluan mencari kafilah orang-orang kafir quraisy,sehingga Allah swt mempertemukan  kedua pasukan tanpa perjanjian  sebelumnya.Aku menyertai Rasulullah saw pada malam 'aqabah  ketika kami menyatakaan kesetian membela islam.Aku tidak suka membandingkan keikutsertaanku pada malam 'aqabah senilai dengan mengikuti perang badr,meskipun bagi kebanyakan orang perang badr lebih populer.kisah mengenaiku(Ka'ab)sebagai berikut.pada saat perang tabuk berlangsung .aku dalam keadaan kuat dan berkecukupan,namun aku tidak turut dalam perang tersebut.Demi Allah semula aku tidakmemiliki onta  hingga dua ekor,tetapiketika perintah perang tersebut  tiba aku memiliki dua  ekor onta,Ketika akan berperang Rasulullah saw biasanya merahasiakannya, tetapi lain halnya dengan perang tabuk  yang haru s dilaksanakan oleh Rasulullah saw  dalam cuaca yang amat panas dengan perjalanan yang jauh,dengan perbekalan yang cukup untuk  menghadapi musuh dalam jumlah besar,sehingga Rasulullah saw menyampaikan perintah  perang dengan jelas kepada kaum muslimin  agar mereka bisa  menyiapkan diri untuk bertempur.Rasulullah saw membirtahukan kepada mereka maksud pertempuran yang beliau kehendaki.Jumlah kaum muslimin yang mengikuti Rasulullah saw dalam perang tabuk sangat banyak,sehingga tida ada seorang pencatat yang bisa mendaftar nama-nama  merekasecar lengkap.Ka'ab mangataka seseorang muslim yang ingin tidak ikut dalam perang tabuk mengira bahwa dirinya tidak akan diketahui jika tidak ikut selama tidak ada wahyu Allah yang turun mengenai dirinya,Ketirka Rasulullah saw berangkat perang tabuk,buah-buahan banyak yang menua dan amt rimbun,Sehingga Rasulullah saw dan kaum muslimin  bisa mempergunkannya untuk perbekalan,Aku segara pergi mencari perbekalan untuk bekal perang,tetapikemudian aku pulang dengan tanpa berbuat apapun.Aku berkata dalam dirku sendiri"aku pasti bisa memperoleh perbekalan .Aku selalu menunda-nunda persiapan.sementara orang-orang yang sangat giat mempersiapkan pefbekalan,"pada suatu pagi Rasulullah saw berangkatdengan disertai oleh kaum muslimin ,sementara akubelum menyiapkan apapun,aku berkata "satu atau dau hari kamudian aku akanmemeperoleh perbekalanlalu aku akanmenyusul mereka"ketika orang-orang sudah berangkat ,aku pergi mencari perbekalan,tetapi aku pulang tanpa  melakukan sesuatu.aku pergi lagi pada hari  berikutnya untuk mencari perbekalan tetapi kemudian aku pulang tanpa berbuat sesuatu.Aku selalu seperti tiu sehingga orang-orang sudah pergi dengan cepat dan perangtidak bisa aku ikuti.(padahal sebenarnya aku bisa mengikutinya jiak aku mau)Aku ingin rasanya menyusul ke medan tempur,tetapi ternyataka aku di takdirkan tidak turu bertempur.Setelah keberangkatan Rasulullah saw kemedan peang ,aku merasa bersedih setiap  kali aku keluar rumah,karena tidak ada orang yang bisaaku temui kecuali merekayang di tuduh  munafik karena tidak turut bertempur,atau mereka yang berhalangan  yang dimaafkan oleh Allah karena fisik  mereka memang lemah  sehingga tidak turut bertempur.Rasulullah sawtidakmenyebut namaku samapai beliau di tabuk,Rasulullah saw beranya ketika beliau duduk di tengah orang  banyak di tabuk."Apa yang di lakukan oleh Ka'ab?seorang laki-laki dari bani salimah menjawab : ya Rasulullah Ka'ab mengurus dua pakain burdahnya dan ribut memandang  keeloka kedua panggulnya"Mu'azd bin jabbal menagtaka sungguh jelek perkataanmu"ya Rasulullah demi Allah ,tidak ada yang kami ketahui mengenai ka'b kecuali kebaikan,Rasulullah saw diamKa'b bin malik melanjutkan penuturan kisahnya,ketika aku mendengar bahwa Rasulullah saw sudah berangkat  pulang menuju madinah  beserta pasukan muslimin ,muncullah kegundahanku.aku mulai menggas alasan  bohong agar esok Rasulullah saw  tidak memarahiku,dan dalam hal ini aku juga meminta saran kepada saudaraku yang bisa memberika pandangan,ketika aku mendengar informasi bahwa Rasulullah saw hampir tiba di madinah hilanglah gagasan  kedustaan ku.Aku mengerti bahwa aku tidak akan bisa menghindari kemarahan Rasulullah saw dengan alasan yang dusta,maka aku bertekat  untuk berkata jujur kepada Rasulullah saw,Rasulullah saw tiba di madinah pada pagi hari,Apabila dari perjalanan  jauh Rasulullah saw.biasanya masuk ke mesjid dulu.kemudian melaksanakan salat dua rakaat,lalu duduk bersama para sahabat .pada saat itu lahbeliau di temui oleh orang-orang tidak turut bertempur,Mereka segara menyampaikan alasan  dan sumpah kepada Rasulullah saw atastidak ikutnya mereka dalam perang tabuk.Mereka berjumlah lebih dari 80 orang laki-laki.Rasulullah saw menerima alasan yang mereka sampaikan ,meminta mereka menyatakkan baiat(janji setia)dan memohon ampunan untuk mereka,serta menyerahkan rahasia yang mereka simpan kepada Allah swt,aku menemui Rasulullah saw ketika aku mengucapkan salam ,beliau tersenyum dengan senyum orang yang marah beliau memanggilku"kemarilah"Akupun berjalan mendekat ,lalu duuk di hadapan beliau.Beliau bertanya kepdaku"Mengapa kamu tidak bertempur?"Bukankah kamu telah membeli hewan tunggangan?"aku menjawab "Benar ya Rasulullah,Demi Allah seandainya aku duduk di dekat selain dari anda (seandainya yang ku hadapi ini bukan anda)aku pasti memilih menghindari kemarahanya dengan aku sampaikan berbagai alasan yang aku buat-buat,karena aku di berikemahiran berdebat,tetapi demi Allah aku tahu bahwa jika pada hari iniaku menyampaikan alasan palsu kepada Anda agar anda tidak memarahiku pasti Allah akan membuat anda marah kepadaku.Jika aku berkata jujur kepada Anda sehungga anda memarahiku ,maka dengan itu aku mengharap ampunan Allah.Demi Allah ,aku tidakmempunyai satu alasanpun ,ketika aku tidak turut bertempur,aku dalam keadaan sehat,kuat dan dalam berkecukupan,"Rasulullah saw bersabda"orang ini berkata jujur.Berdirilah sehingga Allah memberi keputusan mengeni dirimu"akupun berdiriorang-orang dari bni salimah mengejar dan mengikutiku mereka berkata kepadaku"Demi Allah,kami tidak pernah mengetahui  kamu beruat dosa sebelum ini",Kamu tidak akanmampu menyampaikan alasan kepada Rasulullah saw sepertiorang-orang lain yang juga tida turut bertempur.Sebenarnya dosamu cukup  diatasi dengan permohonan  ampunan Rasulullah saw  kepada Allah untukmu"kata Ka'b memreka selalu   mendesakku untuk menemui Rasulullah saw lagi sehingga  aku ingin kembali kepada Rasulullah saw untuk menyampaikan alasan dusta.Aku tanyakan pada mereka Apakah ada orang lain yang senasib dengan ku?mereka menjawab ya ada dua orang yang berkata sepertikamu kepada Raulullah saw lalu di katakan kepada mereka  seperti yang di katakan kepadamu "ku bertanya siapa kedua orang itu?"mereka menjawab "Murarah bin Al-rabi'Al-amri dan Hilal bin UmmayahAl-waqifiy"mereka menyebutkan  dua orang laki-laki saleh yang turut serta dalam perang badr yang kedua nya bisa di teladani.kegundahanku aku lupakan ketika merekamenyebutkan kedua orang itu.Rasulullah saw melarang kaum muslimin berbicara dengan kami,tiga orang yang tidak ikut dalam perang tabuk,orang-orang menjahui kami  dan mereka berubah sikap terhadap kami,sehingga bumi ini asing bagi kami ,tidak seperti bumi yang kami kenal sebelumnya,Selama 50 hari kami mengalami seperti itu Dua orang temanku (Murarah dan hilal)mengurung diri di rumah sambil menangis ,sedangkan aku yang masih sangat muda dan tegar tetap saja keluar  untukmenghadiri salat berjamaah  bersama kaum muslimin.Aku juga berkeliling pasar ,namun tidak seorangpun menyapaku,Aku menemui Rasulullah saw sambil mengucap salam kepadanya  ketika beliau sedang duduk dengan  para sahabat seusai salat,Aku berkata dalam hati"apakah Rasulullah saw menggerakkan bibirnya atau tidak ,untuk menjawab salamku?Kemudian aku mengerjakan salat di samping Rasulullah saw ,lalu aku mencuri pandang kepadanya,ketika aku akan memulai salat Rasulullah saw menghadap  kearahku,,namun ketika aku menoleh ke arah Rasulullah saw  beliau berpaling dari ku.Ketika sikap keras  orang-orang tersebut  cukup alam aku alami,aku berjalan sehingga aku melompati  tembok kebun Abu Qatadah,sepupuku dan orang yang paling aku cintai.Akumengucp salam kepadanya ,tetapi demi Allah ,dia tidakmembals salam ku kemudian aku berkata"Hai Abu Qatadah!Aku bersumpah kepadamu dengan nama Allah ,Apakah kau tahu bahwa aku  mencintai Allah dan rasulnya?Abu Qatadah diam saja,lalu aku mengulangi ucapanku  dengan sumpahku,namun dia tetap diam saja,Untuk ketiga kalinya aku mengulangi  ucapanku dengan sumpahku  kepadanya dengan nama Allah ,kemudia dia berkata,"Allah dan Rasulnya yang lebih tahu"Maka air mataku bercucuran mendengar jawaban Abu Qatadah.lalu aku kembali melompati tembok .ketika aku sedang berjalan di pasar Madinah,seorang Nabathiy/petani nasrani  dari syam yang menjual makanan di madinah berkata"Adakah orang yang sudi  menunjukkanku pada Ka'b bin Malik?orang-orangsegera memberi petunjuk untukmenemuiku,Ketika dia menemuiku,dia menyerahkan sepucuk surat kepadaku dari raja Gashan yang isinya "Ammaba'du,aku mendapat informasi  bahwa temanmu(maksudnya Muhammad saw)telah bersikapkeras kepadamu,sedangkan Allah tidak akan  membuatmu tunggal di negeri  di mana kamu di hinakan dan di sia-siakan.karena itu bergabunglah bersama kami,kami akan menerimmu dengan sena hati,"kata Ka'b bin Malik:setelah membaca surat ini aku berkata"ini adalah uian juga"Lalu aku remes-remes surat itu  kemudian aku membakarnya.Ketika 40 hari telah berlalu dari 50 hari yang akanberlangsung,utusan Rasulullah saw datang menemuiku untuk menyampaikan pesan"Rasulullah saw  menyurumu menjahui istrimu"aku bertanya aku harus menceraikan  atau harus berbuat apa?Utusan itu menjawab "jahui saja dan jangan mendekatinya"Rasulullah saw juga menyampaikan pesan seperti itu  melalui utusan kepada kedua temanku(Murarah dann Hilal)Aku berkata pada istriku"pulanglah ke rumah keluargamu dan tinggal di sana sampai Allah  memberi putusan dalam persoalan ini"kata Ka'b selanjutnya Istri Hilal bin Ummayyah menemui Rasulullah saw dan  berkata"Ya Rasulullah saw Hilalbin ummayyah adalah laki-laki yang sudah tua yang perlu perawatan,sedangkan  dia tidak memiliki pembantu,bolehkah aku melayaninya?"Rasulullah saw bersabda"Jangan,dia tidak boleh mendekatimu"Istri hilal berkata lagi "Demi Allah Hillal sudah tidak memiliki kemauan seksual sedikitpun dan dia senantiasa menangis semenjak  menghadapi persoalannya  itu hingga sekarang iini,"Kata Ka'b bin Malik Mendengar berita itu sebagian kelurgaku  berkata kepadaku,"sebaiknya kamu meminta izin kepada Rasulullah sawperihal istrimu untuk melayanimu  sebagaimana pemberian izin  Rasulullah saw kepada istri Hilalluntukmelayani suaminya."Aku berkata"Demi Allah,aku tidak akanmeminta izin  kepada Rasulullah sawperihl istriku.Aku tidak tahu apa jawaban Rasulullah saw  yang akan di berikan  jkika akj meminta izin kepadaNya  perihal istriku,karena aku masih muda"Sepuluh hari kemudian ,yaitu setelah genab 50 hari terhitung sejak Rasulullah saw  melarang kaum muslimin berbicara dengan kami(aku dan kedua orang lainnya)aku melaksanakan salat  subuh pada hari ke 50 tersebut  diatas atap rumahku.Ketika aku sedang duduk  dalam keadaan gundah dan bumi tersa sempit bagiku ,seperti yang telah dijelaskan oleh Allah  swt di dalamAl-Quran  mengenai diriku tiba-tiba aku mendengar  teriakan seseorang yang mendaki gunung sal'dengan sekeras-kerasnya"Hai Ka'b bin Malikberbahagialah"kata Ka'b mendengar itu aku merebahkan diri untuk bersujud,karen aku athu tellah datang  pembebasan untukku .seusai salat subuh Rasulullah saw mengumumkn bahwa Allah telah menerima taubat kami.Orang-orang  segera menyampaikan berita gembira  kepada kami,juga kepada dua orang teman kami,Seorang laki-laki  berkuda segera menemuiku  untuk menyampaikan berita tersebut,begitupula seorang pejalan kaki  dari bani Aslam  yang menyusuri jalan penggunungan dengan suaranya  yang samapikepadaku lebih cepat  dari pada kuda.Ketika orang yang suaranya bisa aku dengar itu datang menemuiku dengan membawa kabar gembira  tentang di terimanya tobatku,aku melepaskan bajuku kemudiann aku berikan pada orang tersebut.Aku berika bajuku pada dua orang itu(pengendara kuda dan pejalan kaki)ats berita gembira yang sampaikan kepadaku,pada hal ketika itu aku  hanya memiliki dua baju tersebut.sehingga setelah itu aku mencari pinjaman dua baju untuk aku pakai.Akuberangkat menemui Rasulullah saw ,kemudian orang-orang menyambutku dengan gembira sambil mengucapka"selamat atas di terimanya tobatmu oleh Allah"Ketika aku memasuki mesjid ,aku melihat Rasulullah saw ,sedang duduk dengan di kelilingi oleh oleh para sahabat.Thalhah bin Ubaidillah berdiri  menyambutku.menjabat tanganku dan mengucap selamat kepadaku.Demi Allah tidak ada seorangpun  dari kaum muhajirin yang berdiri untuk menyambutku  kecuali Thalhah.maka aku tidak bisa melupakannya.Kata Ka'b selanjutnya Ketika aku mengucapkan slam kepada Rasulullah saw beliau bersabda dengan wajah berseri-seri karena gembira,"Bergembiralah dengan hari terbaikmu ini semenjak kau di lahirkan oleh ibumu"kata Ka'b Aku bertanya"Ya Rasulullah apakah ampunan untukku ini dari anda ataukah dari Allah?Rasulullah menjawab"Tidak dari aku,tetapi dari Allah"Biasanya ketika Rasulullah  sawdalam keadaan gembira  wajahnya bersinar bagaikan buln purnama dan kami bisa mengetshui hal itu..Ketika aku duduk di hadapan Rasulullah saw aku berkata "Ya Rasulullah!karena tobatku telah di terima oleh Allah aku akan meyedekahkan semua hartaku  karena Allah dan Rasulnya"Rasulullah saw bersabda "sisakan sebagian untukmu ,karena demikian akan lebih baik bagimu"aku berkata kalau begiitu  aku sisakan untukku adalah harta ku dari hasil  pembagian rmpasan perang  yang ada di khaibar.aku berkata "Ya Rasulullah Allah telah menyelamatkanku  hanyalah karena aku berkata benar,dan sebagai bagian dari tobatku aku tidak akan mengatakan kecuali kebenaran selama hidupku.Demi Allah!aku tidak tahu apakah ada orang lain yang di uji oleh Allah karena berkata benar  yang mendapatkan balasan yang lebih baik  daripada yang aku terima  sejak akuberkat jujur kepada Rasulullah saw"Sejak aku mengatakan hal itu kepada Rasulullah saw aku tidak berkeinginan untuk berkata  dusta sampai sekarang ini,dan aku berharap Allah senantiasa melindungiku  dari kedustaan seumur hidupku.Maka Allah menurunkan wahyu kepada Rasulullah  saw yang berbunyi
لَّقَد تَّابَ اللَّـهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِن بَعْدِ مَا كَادَ يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِّنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ ۚ إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَّحِيمٌ
وَعَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا حَتَّىٰ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنفُسُهُمْ وَظَنُّوا أَن لَّا مَلْجَأَ مِنَ اللَّـهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا ۚ إِنَّ اللَّـهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّـهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
Sesungguhnya Allah telah menerima taubat Nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang anshar yang mengikuti Nabi dalam masa kesulitan, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian Allah menerima taubat mereka itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada mereka,(QS at-taubah:17)

dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang(QS at-taubah :18).

Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.(QS at_taubah:19)

Dan demi Allah setelah Allah membimbingku masuk islam,tidak ada nikmat yang di berikan Nya kepadaku yang lebih besar  bagiku dari pada kejujuranku  kepada Rasulullah saw ,sehingga aku tidak berdusta kepada Rasulullah saw yang membuat ku celaka sebagaiman  celakanya orang-orang yang berdusta,karena Allha  berfirman  kepada mereka tentang kejelekan mereka yang tiada tara yang bunyinya

سَيَحْلِفُونَ بِاللَّـهِ لَكُمْ إِذَا انقَلَبْتُمْ إِلَيْهِمْ لِتُعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ فَأَعْرِضُوا عَنْهُمْ ۖ إِنَّهُمْ رِجْسٌ ۖ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ جَزَاءً بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
Kelak mereka akan bersumpah kepadamu dengan nama Allah, apabila kamu kembali kepada mereka, supaya kamu berpaling dari mereka. Maka berpalinglah dari mereka; karena sesungguhnya mereka itu adalah najis dan tempat mereka jahannam; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.(QS at-taubah:95)
يَحْلِفُونَ لَكُمْ لِتَرْضَوْا عَنْهُمْ ۖ فَإِن تَرْضَوْا عَنْهُمْ فَإِنَّ اللَّـهَ لَا يَرْضَىٰ عَنِ الْقَوْمِ الْفَاسِقِينَ
Mereka akan bersumpah kepadamu, agar kamu ridha kepada mereka. Tetapi jika sekiranya kamu ridha kepada mereka, sesungguhnya Allah tidak ridha kepada orang-orang yang fasik itu.(QS At-taubah:96)

Kata Ka'b kami bertiga tidak termasuk dalam kelompok orang-orang yang  sumpah palsu mereka di terima oleh Rasulullah saw ,kemudia beliau meminta baiat mereka dan memohon ampunan  kepada Allah untuk mereka,sedngkan persoalan kami di serahkan kepada Allah oleh Rasulullah saw ,yang alkhirnya Allah sendiri yang memberikan keputusan  dalam hal ini Allah berfirman

وَعَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا حَتَّىٰ إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنفُسُهُمْ وَظَنُّوا أَن لَّا مَلْجَأَ مِنَ اللَّـهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا ۚ إِنَّ اللَّـهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
dan terhadap tiga orang yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.(QS At-taubah:118)

Dalam ayat tersebut tidak bermaksud menyebutkan dosa kami  karena tidak ikut bertempur  dalam perang tabuk,melainkan yang di maksud penunndaan Allah dalam menerima tobat kami dan penyerahan persoalan kami kepada Allah oleh Rasulullah saw ,tidak seperti orang-orng yng membuat sumpah dan alasan palsu kepada Rasulullah saw ,lalu beliau menerima alasan mereka.

Dalam hadis ini dan juga ayat yang di sebutkan di atas menyatakan bahwa Allah dan Rasulnya akan nemberi ampunan bagi siapa saja yang berkata benar(jujur)



0 comments:

Post a Comment

 
Islam.com © 2010-2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top