اللَّـهُ يَسْتَهْزِئُ بِهِمْ وَيَمُدُّهُمْ فِي طُغْيَانِهِمْ يَعْمَهُونَ
Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka.(Qs 2:15)

Setiap perkataan yang mengolok-olok pasti merupakan suatu sikap yang mempermainkan atau mengejek,dan sifat ini adalah salah satu sifat yang di miliki oleh kaum kaffir apalagi pada zaman Nabi Muhammad saw .kala Rasulullah saw menyampaikan dakwanya pasti jadi bahan ejekan oleh para kaum kafir qurasy.
Dan kita sebagai manusia yang beriman di larang bersifat berolok-olok atau mengejek jika ada orang yang mau menasehati kita.Di zaman sekarang banyak kita dapati manusia yang mengaku islam tapi kalau kita nasehati untuk berbuat kebajikan sering sekali kita mendengar dari mulut mereka dengan perkataan"tak  usah engkau menasehati saya urus aja dirimu sendiri atau pakah kamu ustad?"dan banyak lagi bahasa-bahasa yang lain yang bernada mengolok-olok sebuah nasehat,kalau kita lihat fenomena ini saudah sama seperti zaman nya nabi Muhammad saw menyampaikan dakwah,
Dalam Al-quran padahal sangat di anjurkan saling nesehat menasehati bahkan kalau orang yang sudak tidak mau lagi saling menasehat dalam kabajikan di katakan manusia yang merugi firman Allah swt:

 إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿٢﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Itulah ganjaran bagi orang yang tidak mau menasehati atau di dinasehati dalam kebajikan,bagaikan  manusia yang melakukan perniagaan kesesatan dalam dunia in firman Allah swt:

أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ اشْتَرَوُا الضَّلَالَةَ بِالْهُدَىٰ فَمَا رَبِحَت تِّجَارَتُهُمْ وَمَا كَانُوا مُهْتَدِينَ
Mereka itulah orang yang membeli kesesatan dengan petunjuk, maka tidaklah beruntung perniagaan mereka dan tidaklah mereka mendapat petunjuk.(QS 2:16)
Semoga kita n semua terhindar dari sifat yang mengolok-olok dalam hal agama terutama karena mengolok-olok itu sama  juga dengan menganggap remeh agama,Amin

0 comments:

Post a Comment

 
Islam.com © 2010-2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top