Kita mulakan pada riwayatnya Nabi Musa as.Nabi Musa merupakan utusan Allah sebagai Nabi dan RasulNya juga yang di utuskan pada masa kejayaan Fir'un yang sangat kejam dan keji terhadap bangsa bani israel.pada masa fir'un bani israel di paksa menjadi budak dan kerja paksa maka sehingga fir'un sanggup membuat bangunan -bangunan yang megah yang masih Allah sisakan sampai sekarang sebagai bukti kekuasaaNya pada kita umat manusia yang mau berfikir dengan Allah.

Pada masa pemerintah fir'un kehidupan bangsa bani israel benar-benar dalam keksusahan dan kepayahan karena fir'un itu memerintah dengan tangan besi(tanpa kompromi) bahkan si fir'un laknatullah mengakui sebagai tuhan yang harus di sembah oleh semua rakyatnya kalau tidak mau menyembah  fir'un maka ancaman yang sangat mengerikan pasti akan di terima, apa lagi yang membangkang kaum bani israel.

Pada masa inilah Allah mengutus Nabi Musa AS untuk memberi peringatan pada fir'un yang notabennya adalah ayah angkatnya Nabi Musa As sendiri.Datanglah masa Musa as di perintahkan untuk menghadap fir'un,namun musa mersa ketakutan akan di bunuh oleh kaum fir'un maka Nabi musa berdoa atau meminta kepada Allah untk di berikan seorang wazir(pembantu) Musa memohon supaya Allah juga mengutus Nabi  Harun as sebagai pemdapinya,karena nabi Harun bertutur kata yang sangat baik dan berhati lembut,maka Allah pun mengabulkan permintaan Musa as.

Maka musa pun berangkat menghadapai fir'un berama Harun as,dan merka menghadap fir'un sesuai dengan perintah dan petunjuk dari Allah dengan membawa risalah kebenaran dari Allah dan juga mukjizat yang Allah berikan pada Musa as,namun fir'un tetap tidak beriman,bahkan dia menuduh nabi Musa sebagai ahli sihir(ukang sihir),maka si fir'un sangat murka sehingga meminta pertimbangan para punggawanya ,maka di tundalah hukuman bagi nabi Musa dan Harun as,mereka akan memanggil ahli sihir dari seluruh pelosok negeri untuk mengalahkan Nabi Musa as.

Datanglah hari di mana akan di lakukan pertandingan adu sihir dengan kemukjizatan Nabi Musa dengan ketentuan yang di berikan oleh si fir'un kalau nabi Musa dan Nabi Harun as yang kalah maka mereka harus menyembah fi'run dan si penyirhir akan di jadikan ahli keluarga kerajan yang dekat dengan fir'un.Maka di lemparlah tongkat tongkat para penyihir  maka jadi ketakutaanalh Musa maka Allah mewahyukan padanya untuk melamparkan tongkatnya ,maka di lemparlah tongkat Musa dengan semerta menjadi Ular yang besar dan menelan semua tongkat para penyihir yang berubah jadi ular tadi maka kalahlah sang penyihir yang membantu fir'un.Para melihat kekuatannya kalah maka dengan semerta dan serentak mereka bersujud kepada tuhan,tuhannya Musa as dan mereka bersaksi bahwa tuhan Muha dan Harunlah yang patut di sembah dan merekapun bertaubat ke pada Allah dan menjadi pengikutnya Nabi Musa dan Harun as.untuk dalainya bisi di lihat di Firman Allah

0 comments:

Post a Comment

 
Islam.com © 2010-2016. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top